Geger Online – 09 Oktober 2026 | Kabar baik biaya haji 2027, Prabowo buat kejutan beri subsidi [titlebase] bagi para calon jemaah haji Indonesia yang akan menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Di tengah tantangan ekonomi global yang memicu lonjakan harga berbagai komponen perjalanan, termasuk harga avtur pesawat, pemerintah secara resmi mengambil langkah strategis untuk meringankan beban finansial masyarakat melalui kebijakan subsidi langsung.
Dalam rapat kerja yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/10/2026), pemerintah dan Komisi VIII DPR RI sepakat menetapkan skema subsidi sebesar Rp3.184.981 per jemaah. Keputusan ini merupakan bentuk nyata keberpihakan negara di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik dunia. Presiden Prabowo Subianto secara langsung memberikan arahan agar beban jemaah tidak bertambah berat, sehingga pemerintah memutuskan untuk mengintervensi biaya melalui APBN.
Dengan adanya subsidi ini, rata-rata sisa pelunasan yang harus dibayarkan oleh jemaah haji reguler mengalami penurunan yang cukup signifikan. Berikut adalah perbandingan rincian biaya pelunasan:
Also Read
- Biaya pelunasan tahun 2026: Rp26.433.806
- Biaya pelunasan tahun 2027: Rp23.248.825
Adanya kabar baik biaya haji 2027, Prabowo buat kejutan beri subsidi [titlebase] ini disambut hangat oleh pimpinan DPR RI. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, berperan aktif dalam mengawal kebijakan ini. Bahkan, sepuluh menit sebelum rapat kerja pengesahan BPIH 2027 dimulai, Dasco melakukan komunikasi intensif dengan Presiden Prabowo untuk memastikan komitmen subsidi tersebut terealisasi demi kemaslahatan jemaah.
Tidak hanya meringankan biaya, pemerintah dan DPR RI juga berkomitmen untuk menjaga, bahkan meningkatkan kualitas pelayanan. Meski total Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) secara keseluruhan mengalami kenaikan akibat faktor eksternal, pemerintah memastikan jemaah tetap mendapatkan layanan terbaik. Salah satu peningkatan yang disepakati adalah kenaikan paket layanan selama di Arab Saudi, dari Paket D menjadi Paket C, yang diharapkan dapat memberikan kenyamanan serta kekhusyukan lebih bagi jemaah dalam beribadah.
Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menjelaskan bahwa subsidi ini ditujukan khusus bagi jemaah yang masuk dalam porsi keberangkatan tahun 2027, yang rata-rata memiliki masa tunggu selama 13 hingga 15 tahun. Kebijakan ini tidak berlaku bagi pendaftar baru yang masih berada dalam daftar tunggu panjang.
Melalui langkah ini, pemerintah berharap dapat memberikan keberkahan dan kemudahan bagi umat Islam di Indonesia. Komitmen Presiden Prabowo untuk terus hadir di tengah kesulitan rakyat menjadi fondasi utama dalam penetapan kebijakan ini. Kabar baik biaya haji 2027, Prabowo buat kejutan beri subsidi [titlebase] diharapkan menjadi standar baru dalam pengelolaan dana haji yang tetap mengedepankan prinsip keterjangkauan tanpa mengabaikan aspek kualitas pelayanan di Tanah Suci.
Secara keseluruhan, langkah pemerintah ini mencerminkan respons cepat atas dinamika ekonomi global. Dengan adanya subsidi yang bersumber dari APBN tersebut, jemaah haji tahun 2027 mendapatkan perlindungan finansial yang nyata, sekaligus tetap menikmati fasilitas ibadah yang lebih baik dari tahun sebelumnya.




