JAKARTA – Kegagalan Trabzonspor melaju ke Liga Europa musim ini menyisakan kekecewaan mendalam bagi pemain bintangnya, Mohamed Salah. Meski terpukul, Salah berjanji akan segera bangkit dan membawa timnya meraih hasil terbaik di masa mendatang.
Trabzonspor harus tersingkir dari playoff Liga Europa setelah kalah telak dari Ferencvaros dengan agregat 0-5. Kekalahan tersebut terjadi dalam dua leg, di mana leg pertama berakhir dengan skor 0-1, dan leg kedua ditutup dengan skor 0-4.
Mohamed Salah, yang baru bergabung dengan Trabzonspor, tidak mampu berbuat banyak untuk mengubah nasib timnya. Keputusannya bergabung dengan Trabzonspor didasari oleh harapan untuk tampil di kompetisi antarklub Eropa, namun impian tersebut harus pupus musim ini.
Melalui akun media sosial pribadinya, Salah mengungkapkan rasa kecewanya. Pemain berusia 34 tahun itu menegaskan komitmennya untuk bangkit dan membawa Trabzonspor ke performa puncak.
“Tidak ada satu pun hal dalam karier saya yang diraih dengan mudah. Malam-malam yang buruk dan kekecewaan adalah bagian dari sepakbola, dan saya telah belajar mengubahnya menjadi motivasi serta trofi,” tulis Salah.
Ia menambahkan, “Trabzonspor adalah klub saya dan saya mencurahkan jiwa dan raga untuk proyek ini. Kejadian semalam tidak akan mengubah hal itu.”
Salah juga menyatakan keyakinannya untuk mewujudkan ekspektasi yang ada. “Saya tahu ekspektasi begitu tinggi dan saya sangat yakin kami bisa serta pasti akan mewujudkannya. Bagi saya, ‘datang ke sini untuk menang’ bukan sekadar slogan,” tutupnya.
Saat ini, Trabzonspor menempati peringkat keempat klasemen Liga Turki dengan mengumpulkan empat poin dari satu kemenangan dan satu hasil imbang di awal musim. Pertanyaan pun muncul, akankah Salah mampu membawa Trabzonspor bersaing di papan atas liga?






