Geger Online – 21 Oktober 2026 | Beredar rumor Kim Jong Un kritis, Korea Utara belum beri bukti kondisinya [titlebase] menimbulkan kegelisahan di kalangan pengamat internasional. Pada 20 Oktober 2026, media resmi Korea Utara, KCNA, mempublikasikan foto pemimpin tertinggi itu saat mengunjungi Pameran Pakaian dan Alas Kaki Nasional di Pyongyang, menegaskan bahwa ia masih aktif menjalankan tugas kenegaraan.
Foto-foto tersebut menampilkan Kim Jong Un bersama istri Ri Sol-ju dan putrinya Kim Ju-ae, menyusuri deretan produk tekstil dan sepatu yang dipamerkan. Ia memberi komentar positif mengenai “perkembangan pesat dan substansial” dalam industri ringan negara. Kehadiran ini menjadi bukti visual pertama sejak munculnya klaim bahwa pemimpin mengalami pendarahan otak parah, koma, dan bahkan meninggal dunia setelah dirawat di Beijing, China.
Sebagai respons terhadap spekulasi, otoritas Korea Utara belum mengeluarkan pernyataan medis resmi. Pihak pemerintah hanya menekankan kegiatan publik Kim Jong Un pada 19 Oktober, tanpa memberikan data kesehatan apa pun. Hal ini menegaskan situasi di mana “Beredar rumor Kim Jong Un kritis, Korea Utara belum beri bukti kondisinya [titlebase]” tetap menjadi narasi yang belum terbantahkan.
Also Read
Rumor tersebut pertama kali muncul di platform X melalui unggahan seorang aktivis Tiongkok yang tinggal di Amerika Serikat, Wanjun Xie. Ia mengklaim bahwa Kim Jong Un mengalami pendarahan otak hebat, dilarikan ke rumah sakit di Beijing, dan kemudian jenazahnya dikembalikan secara rahasia ke Pyongyang. Namun, unggahan tersebut tidak disertai bukti medis atau konfirmasi dari lembaga kesehatan manapun. Seluruh klaim masih bersifat spekulatif dan belum diverifikasi secara independen.
Media internasional seperti Yonhap, detikNews, dan International Business Times melaporkan bahwa foto-foto terbaru Kim Jong Un di pameran tersebut diunggah hanya beberapa jam setelah rumor menyebar. Meskipun demikian, tidak ada pihak ketiga yang dapat mengonfirmasi keaslian atau tanggal pengambilan gambar. Pihak Korea Utara menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mempromosikan kebijakan pembangunan daerah dan meningkatkan produksi industri ringan.
- Lokasi: Pameran Pakaian dan Alas Kaki Nasional, Pyongyang
- Tanggal kunjungan: 19 Oktober 2026
- Produk yang dipamerkan: >70.700 potong pakaian, >170.000 pasang sepatu
- Pengiring: Ri Sol-ju, Kim Ju-ae
Sementara itu, intelijen Korea Selatan (NIS) pada akhir September 2026 menilai bahwa berat badan Kim Jong Un mencapai sekitar 140 kg, menempatkannya pada risiko kardiovaskular tinggi. Penilaian ini tidak menyebutkan adanya gejala akut yang dapat menyebabkan kematian mendadak. Analisis tersebut dirilis sebelum munculnya rumor terbaru, menambah lapisan kompleksitas dalam menilai kondisi kesehatan pemimpin tersebut.
Para pengamat politik, termasuk Benedict Rogers, mencatat bahwa sejarah Korea Utara pernah mencatat rumor serupa pada tahun 2020, ketika Kim Jong Un sempat tidak tampil publik selama beberapa minggu. Pada saat itu, spekulasi mengenai koma atau pergantian kekuasaan muncul, namun pemimpin kembali muncul di depan publik, menegaskan pola berulang dalam dinamika informasi di negara tersebut.
Selain rumor kesehatan, beberapa klaim tambahan menyebutkan bahwa adik perempuan Kim Jong Un, Kim Yo-jong, telah mengambil alih kekuasaan, serta adanya pengerahan 9.000 tentara Tiongkok ke Pyongyang. Kedua tuduhan tersebut juga belum didukung bukti independen. Pihak Korea Utara tetap menolak semua spekulasi tersebut, menegaskan bahwa tidak ada perubahan struktural dalam kepemimpinan atau kebijakan militer.
Secara keseluruhan, situasi saat ini menunjukkan ketegangan antara aliran informasi yang tidak terverifikasi dan upaya pemerintah Korea Utara untuk menampilkan normalitas melalui kegiatan publik. Hingga ada konfirmasi resmi atau bukti medis yang dapat diverifikasi, “Beredar rumor Kim Jong Un kritis, Korea Utara belum beri bukti kondisinya [titlebase]” tetap menjadi pernyataan yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Pengamat menekankan pentingnya menunggu pernyataan resmi dari otoritas kesehatan Korea Utara atau laporan medis independen sebelum menarik kesimpulan akhir mengenai kondisi kesehatan Kim Jong Un.




