Beranda / Olahraga / Real Madrid Foundation Bagikan Metode Pelatihan Sepak Bola di Indonesia

Real Madrid Foundation Bagikan Metode Pelatihan Sepak Bola di Indonesia

Real Madrid Foundation Bagikan Metode Pelatihan Sepak Bola di Indonesia

TANGERANG SELATAN – Real Madrid Foundation menjalin kolaborasi dengan perusahaan manufaktur asal Jepang, YKK, untuk menerapkan metode pelatihan sepak bola kelas dunia di Indonesia melalui program YKK ASAO Kids Football Clinic (YKK AKFC). Program sosial yang telah memasuki tahun ke-30 ini diselenggarakan di The Arena, British School Jakarta (BSJ), Tangerang Selatan, pada 28-30 Agustus.

Acara ini tidak hanya bertujuan memberikan pengalaman bermain sepak bola kepada anak-anak, tetapi juga membuka kesempatan berharga bagi para pelatih sepak bola Indonesia untuk mempelajari metode pelatihan usia muda yang diterapkan oleh akademi ternama tersebut.

Presiden YKK Holding Asia Pte. Ltd., Kazuto Daimon, menyampaikan dalam konferensi pers pada Jumat (28/8), “Program ini memberikan anak-anak, terutama mereka yang memiliki akses terbatas terhadap olahraga, kesempatan untuk bermain, belajar, dan tumbuh.”

Edisi kali ini menargetkan partisipasi 340 anak dari berbagai panti asuhan dan komunitas. Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2007, program YKK AKFC telah menjangkau lebih dari 8.000 anak di 12 negara Asia.

Kazuto menambahkan bahwa kegiatan ini secara aktif membantu anak-anak dalam membangun kerja sama tim, menumbuhkan kepercayaan diri, serta meningkatkan ketangguhan mental mereka.

Selain menyasar pengembangan potensi anak-anak, program ini juga memberikan manfaat signifikan bagi peningkatan kapasitas pelatih sepak bola di Indonesia. Lebih dari 50 pelatih berkesempatan mengikuti sesi pelatihan khusus yang dipimpin langsung oleh jajaran pelatih profesional dari Real Madrid Foundation.

Melalui sesi praktik di lapangan, para pelatih dibekali metodologi dan teknik pelatihan usia muda ala Real Madrid Foundation. Diharapkan ilmu ini dapat mereka teruskan kepada generasi pesepakbola muda di komunitas masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *