Geger Online – 09 September 2026 | Kabupaten Garut, Jawa Barat, tengah menjadi sorotan publik menyusul dua peristiwa berbeda yang menyita perhatian masyarakat dalam sepekan terakhir. Mulai dari ancaman kebakaran lahan di kawasan gunung cikuray garut hingga kasus kekerasan yang melibatkan pelajar di bawah umur, pemerintah setempat dan aparat kepolisian kini bekerja ekstra keras untuk menuntaskan berbagai persoalan tersebut.
Kawasan gunung cikuray garut, yang dikenal sebagai salah satu destinasi pendakian populer dengan ketinggian 2.821 meter di atas permukaan laut, sempat dilanda kebakaran lahan pada awal September 2026. Api mulai terlihat melahap area di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, pada Sabtu malam (5/9/2026). Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, serta Dinas Pemadam Kebakaran harus berjibaku di medan yang sulit untuk melokalisasi api agar tidak merambat ke pemukiman warga.
Kepala Seksi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adhi, mengungkapkan bahwa luas lahan yang terbakar di kawasan Perhutani tersebut mencapai sekitar lima hektare. Upaya pemadaman dilakukan secara manual dengan membuat sekat bakar di sekeliling area terdampak. Selain di gunung cikuray garut, titik api juga sempat muncul di kawasan Gunung Guntur yang berada di Desa Rancabango. Cuaca ekstrem dan banyaknya vegetasi kering seperti ilalang serta bambu menjadi pemicu utama cepatnya sebaran api di wilayah tersebut.
Also Read
Di sisi lain, situasi keamanan di wilayah Garut juga terusik dengan viralnya video pengeroyokan siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) oleh sekelompok pelajar SMA. Kapolres Garut, AKBP Niko N. Adi Putra, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dari orang tua korban. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban dalam insiden tersebut berjumlah dua orang, salah satunya berinisial NA yang duduk di bangku kelas 9.
Rekaman video berdurasi 53 detik yang beredar di media sosial menunjukkan tindakan kekerasan fisik berupa tamparan dan tendangan yang dilakukan oleh para pelaku. Pihak kepolisian saat ini tengah menangani perkara ini melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Garut dengan sangat hati-hati, mengingat status korban dan pelaku yang masih di bawah umur. Proses hukum tetap berjalan untuk memberikan keadilan bagi korban serta memberikan efek jera agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa depan.
Secara keseluruhan, tantangan yang dihadapi Kabupaten Garut saat ini menuntut sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Kewaspadaan terhadap potensi bencana kebakaran lahan di sekitar gunung cikuray garut harus terus ditingkatkan, terutama di tengah musim kemarau yang panjang. Sementara itu, pengawasan terhadap perilaku remaja di lingkungan sekolah dan keluarga juga menjadi catatan penting bagi seluruh elemen masyarakat agar tidak terjadi lagi aksi perundungan yang mencederai dunia pendidikan di daerah tersebut.



