Terobosan Inklusi Keuangan: Menko Airlangga: Warga usia 17 tahun bakal otomatis dapat rekening bank

Author Image

Raonaid arva (teutonic) Phyllis

-

gegeronline.co.id

Terbit

10 September 2026, 03:52 WIB

Terobosan Inklusi Keuangan: Menko Airlangga: Warga usia 17 tahun bakal otomatis dapat rekening bank [titlebase]
Terobosan Inklusi Keuangan: Menko Airlangga: Warga usia 17 tahun bakal otomatis dapat rekening bank [titlebase]

Geger Online – 10 September 2026 | Pemerintah Indonesia tengah bersiap meluncurkan kebijakan strategis untuk memperluas akses layanan keuangan bagi seluruh masyarakat. Dalam sebuah pernyataan resmi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Menko Airlangga: Warga usia 17 tahun bakal otomatis dapat rekening bank [titlebase] sebagai bagian dari upaya memperkuat inklusi keuangan nasional. Program ini dirancang agar setiap warga negara yang telah memenuhi syarat usia legal dapat langsung memiliki akses ke sistem perbankan secara praktis dan terintegrasi.

Rencana ambisius ini menargetkan sekitar 200 juta penduduk Indonesia. Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah menyiapkan anggaran fantastis sebesar Rp 11 triliun yang bersumber dari APBN. Dana tersebut akan digunakan sebagai saldo awal sebesar Rp 50 ribu untuk setiap rekening yang diterbitkan. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya setiap warga negara memiliki akses ke rekening bank guna memudahkan penyaluran bantuan sosial serta berbagai program stimulus ekonomi lainnya di masa mendatang.

Dalam pelaksanaannya, Menko Airlangga: Warga usia 17 tahun bakal otomatis dapat rekening bank [titlebase] akan memanfaatkan basis data kependudukan yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri. Dengan integrasi data ini, proses pembukaan rekening diharapkan berlangsung otomatis tanpa mengharuskan masyarakat untuk datang langsung ke kantor cabang bank. Sistem ini akan dipadukan dengan infrastruktur digital perbankan untuk memastikan efisiensi dan keamanan data nasabah.

Sejauh ini, pemerintah telah menunjuk bank-bank Himbara, khususnya PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI), sebagai garda terdepan dalam eksekusi program ini. Pihak perbankan menyatakan kesiapan infrastruktur mereka, termasuk jaringan kantor cabang yang luas, sistem agen, serta platform digital yang mumpuni untuk melayani pembukaan rekening massal. Mengingat pentingnya kebijakan ini, Menko Airlangga: Warga usia 17 tahun bakal otomatis dapat rekening bank [titlebase] akan segera dibahas secara teknis bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna menyusun regulasi yang komprehensif.

Pemerintah menargetkan implementasi awal program ini dapat dimulai sebelum akhir tahun 2026. Meskipun mekanisme detail masih dalam tahap pembahasan, fokus utama pemerintah adalah memastikan bahwa setiap rekening yang terbentuk dapat digunakan secara aktif oleh pemiliknya, termasuk untuk penarikan tunai saldo awal yang diberikan. Selain itu, pemerintah juga sedang mengkaji bagaimana menangani masyarakat yang mungkin sudah memiliki rekening ganda agar integrasi data tetap akurat.

Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat di berbagai pelosok daerah. Dengan memiliki rekening resmi, masyarakat tidak hanya lebih mudah menerima bantuan pemerintah, tetapi juga lebih terbiasa dengan ekosistem keuangan formal, termasuk penggunaan sistem pembayaran digital seperti QRIS. Secara keseluruhan, inisiatif ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menciptakan ekonomi yang lebih inklusif dan merata bagi seluruh lapisan penduduk di Indonesia.

PARTNER NETWORK
Bangun Media & Aset Digital Lebih Cepat
Domain premium, website berita, optimasi publisher & solusi digital.

Related Post

Terbaru