JAKARTA – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, mengapresiasi upaya pemerintah dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Muzani menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi karhutla yang semakin meluas.
“Ya, kalau kami memperhatikan informasi dan berita tentang karhutla yang sekarang berkembang terjadi di Kalimantan, di Sumatra, sebagian terjadi di Pulau Jawa dan Papua. Kondisinya memang sangat memprihatinkan,” ujar Muzani di kediamannya, kawasan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2026).
Ia menyoroti karhutla yang telah memasuki kawasan sensitif, termasuk hutan konservasi. Meskipun demikian, Muzani melihat adanya keseriusan dari pemerintah dalam upaya penanganan.
“Kemudian terjadi perluasan area, kemudian mulai membakar atau memasuki wilayah-wilayah yang sensitif seperti kawasan hutan dan seterusnya, kawasan hutan konservasi dan seterusnya,” jelas Muzani.
“Tetapi juga kami melihat ada keseriusan pemerintah dalam melakukan penanganan ini, meskipun medan di lapangan tentu saja tidak mudah karena medan yang begitu luas dan area yang begitu terbentang,” tambahnya.
Muzani mengakui bahwa penanganan karhutla bukanlah perkara mudah, terutama dengan kondisi kekeringan yang intensif dan sulitnya mendapatkan sumber air. Namun, ia memuji semangat juang aparat TNI dan Polri serta seluruh pihak yang terlibat dalam menangani persoalan tersebut.
“Kemudian kekeringan yang begitu intensif, sumber-sumber air juga sulit didapatkan sehingga ini agak tidak gampang. Tapi saya melihat semangat dari aparat-aparat, baik TNI, Polri, ataupun mereka yang menangani persoalan karhutla ini dengan sungguh-sungguh,” katanya.
Lebih lanjut, Muzani menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berjuang keras menangani karhutla. Ia menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan hingga permasalahan ini benar-benar tuntas.
“Karena itu kami berterima kasih kepada semua yang terlibat dalam persoalan ini. Menangani ini tentu saja juga penuh risiko. Kami minta agar kehati-hatian tetap dilakukan dan bantuan serta support kepada mereka terus dilakukan oleh masyarakat,” ujar Muzani.
Ia juga mengapresiasi dukungan yang telah diterima dari masyarakat, yang menurutnya cukup baik dalam membantu kelancaran tugas penanganan karhutla.
“Support dan bantuan yang diterima oleh masyarakat juga menurut saya cukup bagus dalam memberikan tugas dan kelancaran tentang persoalan ini,” imbuhnya.






