Demi Estetika dan Keamanan, Wali Kota Bekasi Turun Langsung Potong Kabel Optik Semrawut

Author Image

Jalysa Jalysa Jalysa

-

gegeronline.co.id

Terbit

30 September 2026, 07:52 WIB

SUMBER PILIHAN GEGERONLINE.CO.ID

Akses Berita & Informasi Terupdate Lebih Cepat

Jadikan gegeronline.co.id sebagai sumber utama di Google Search & AI Overviews agar tidak tertinggal update.

Geger Online – 30 September 2026 | Upaya Pemerintah Kota Bekasi dalam melakukan penataan infrastruktur utilitas kini memasuki babak baru yang cukup dramatis. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, secara tegas menunjukkan komitmennya dengan aksi nyata saat Wali Kota Bekasi turun langsung potong kabel optik semrawut di kawasan Jalan Insinyur H. Juanda, Duren Jaya, Bekasi Timur, pada Selasa (29/9/2026). Mengenakan perlengkapan keselamatan lengkap berupa helm dan rompi oranye, Tri menaiki skylift crane milik Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air untuk memangkas kabel-kabel yang tampak menjuntai tidak beraturan.

Langkah tegas ini diambil bukan tanpa alasan. Tri Adhianto mengungkapkan bahwa kondisi jaringan utilitas di Kota Bekasi saat ini sudah dalam tahap yang mengkhawatirkan. Dalam satu ruas jalan saja, ditemukan tumpukan kabel yang jumlahnya mencapai 17 hingga 40 jaringan. Fenomena Wali Kota Bekasi turun langsung potong kabel optik semrawut ini dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut penugasan kepada BUMD PT Mitra Patriot (PTMP) untuk merapikan seluruh jaringan kabel optik yang selama ini membebani ruang udara kota.

Selain masalah estetika kota yang terganggu, faktor keselamatan menjadi prioritas utama pemerintah. Tri mencatat sudah ada sejumlah insiden di mana kabel yang menjuntai rendah menjerat pengendara sepeda motor dan pejalan kaki. Gangguan ini dinilai sangat menghambat mobilitas warga serta membahayakan nyawa pengguna jalan. Oleh karena itu, program penataan utilitas ini difokuskan pada pemindahan jaringan ke bawah tanah melalui sistem ducting yang lebih rapi dan aman.

Program penataan ini akan dilakukan secara bertahap dengan target penyelesaian dalam tiga tahun ke depan. Setelah Jalan Ir. H. Juanda, pemerintah akan menyasar titik-titik lain seperti Jalan Ratna, Perumnas Tiga, dan kawasan Bulak Kapal. Meski aksi Wali Kota Bekasi turun langsung potong kabel optik semrawut mendapat apresiasi publik, tantangan teknis tetap membayangi. Di sisi lain, para ahli telekomunikasi mengingatkan bahwa penataan kabel tidak bisa dilakukan secara serampangan. Mengingat banyak kabel merupakan jalur krusial yang melayani pusat data nasional, pemotongan yang tidak terkoordinasi berisiko melumpuhkan konektivitas internet perkantoran hingga rumah tangga.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota Bekasi memastikan bahwa penataan ini akan dilakukan dengan perencanaan yang matang. Pihak BUMD bekerja sama dengan para pemilik jaringan untuk meminimalisir dampak pemadaman layanan selama proses migrasi ke jalur bawah tanah berlangsung. Pihak otoritas berharap masyarakat dapat bersabar selama masa transisi ini demi mewujudkan lingkungan kota yang lebih tertata, aman dari bahaya kabel menjuntai, serta memiliki tata ruang yang lebih modern.

Secara keseluruhan, langkah berani ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkot Bekasi tidak lagi menoleransi kesemrawutan infrastruktur. Dengan target yang jelas dan pendekatan bertahap, diharapkan wajah Kota Bekasi dalam tiga tahun ke depan akan jauh lebih rapi dan bebas dari polusi kabel udara yang selama ini meresahkan masyarakat.

PARTNER NETWORK
Bangun Media & Aset Digital Lebih Cepat
Domain premium, website berita, optimasi publisher & solusi digital.

Related Post

Terbaru