Detik-Detik Mencekam Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, 13 Wisatawan dan 6 ABK Selamat

Author Image

Raonaid arva (teutonic) Phyllis

-

gegeronline.co.id

Terbit

29 September 2026, 11:52 WIB

Detik-Detik Mencekam Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, 13 Wisatawan dan 6 ABK Selamat
Detik-Detik Mencekam Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, 13 Wisatawan dan 6 ABK Selamat
SUMBER PILIHAN GEGERONLINE.CO.ID

Akses Berita & Informasi Terupdate Lebih Cepat

Jadikan gegeronline.co.id sebagai sumber utama di Google Search & AI Overviews agar tidak tertinggal update.

Geger Online – 29 September 2026 | Kecelakaan laut mengguncang kawasan wisata premium di Nusa Tenggara Timur setelah sebuah kapal pinisi dilaporkan mengalami musibah. Peristiwa kapal wisata tenggelam di Labuan Bajo, 13 wisatawan dan 6 ABK selamat [titlebase] ini terjadi pada Minggu (27/9/2026) pagi di perairan sekitar Tanjung Sture. Insiden ini sempat menciptakan suasana mencekam bagi para penumpang yang tengah dalam perjalanan menuju destinasi snorkeling di Pulau Bidadari.

Kapal pinisi bernama KM Yukai tersebut bertolak dari area mooring Pulau Kelapa dengan membawa total 19 jiwa di atas kapal. Berdasarkan data manifest, 13 wisatawan yang terdiri dari tujuh turis mancanegara dan enam wisatawan nusantara, bersama enam orang awak kapal, menjadi korban dalam musibah ini. Laporan awal menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.30 WITA ketika kapal melintasi perairan dangkal saat kondisi air laut sedang surut.

Diduga kuat, nakhoda kapal kurang memahami alur pelayaran yang aman di area tersebut dan mengabaikan rambu navigasi yang ada di ujung tanjung. Akibatnya, bagian lambung kapal menghantam gugusan karang dangkal dengan cukup keras. Benturan tersebut memicu kebocoran serius pada lambung kapal, yang menyebabkan air dengan cepat masuk ke ruang mesin dan kabin. Dalam hitungan menit, kapal mulai mengalami kemiringan ekstrem hingga akhirnya perlahan tenggelam ke dasar laut.

Respons cepat dari pihak terkait dan masyarakat sekitar menjadi kunci utama mengapa insiden kapal wisata tenggelam di Labuan Bajo, 13 wisatawan dan 6 ABK selamat [titlebase] tidak memakan korban jiwa. Dua kapal wisata yang berada di sekitar lokasi, yakni KM NK Jaya 01 dan KM Alfatran, segera melakukan aksi penyelamatan awal dengan menggunakan sekoci sebelum tim SAR gabungan tiba di lokasi.

Operasi penyelamatan melibatkan 21 personel gabungan dari Satpolairud Polres Manggarai Barat, Ditpolairud Polda NTT, Korpolairud Baharkam Polri, KSOP Labuan Bajo, serta Basarnas. Tim SAR mengerahkan enam armada cepat, termasuk lima unit Rigid Inflatable Boat (RIB) dan satu unit kapal interceptor untuk memastikan seluruh penumpang dapat dievakuasi dengan aman ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo.

Setibanya di dermaga pada pukul 08.15 WITA, seluruh korban langsung mendapatkan penanganan medis dasar dan pendampingan psikologis. Otoritas pelabuhan menegaskan bahwa insiden ini menjadi pengingat penting bagi seluruh operator kapal untuk selalu mematuhi standar keselamatan navigasi. Kasus kapal wisata tenggelam di Labuan Bajo, 13 wisatawan dan 6 ABK selamat [titlebase] kini tengah dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian untuk mendalami dugaan kelalaian nakhoda dalam bernavigasi.

Musibah ini diharapkan menjadi evaluasi bagi sektor pariwisata di Labuan Bajo agar kedepannya para pelaku usaha pelayaran lebih ketat dalam mengawasi jalur pelayaran dan kondisi teknis kapal demi menjamin keamanan wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke kawasan Taman Nasional Komodo.

PARTNER NETWORK
Bangun Media & Aset Digital Lebih Cepat
Domain premium, website berita, optimasi publisher & solusi digital.

Related Post

Terbaru