Nyon – CEO Inter Milan, Beppe Marotta, menyatakan bahwa timnya memiliki hak untuk memimpikan gelar juara Liga Champions musim ini. Ambisi Nerazzurri untuk meraih trofi Si Kuping Besar pertama dalam 16 tahun terakhir semakin menguat.
Inter Milan akan memulai perjalanan di fase liga Liga Champions dengan status sebagai juara bertahan Serie A. Hasil undian yang telah dilaksanakan mempertemukan Inter dengan lawan-lawan tangguh seperti Liverpool, Real Madrid, Borussia Dortmund, Shakhtar Donetsk, Club Brugge, Stuttgart, Feyenoord, dan Slovan Bratislava.
Salah satu pertandingan yang paling dinantikan adalah pertemuan dengan Real Madrid, yang akan menjadi momen reuni dengan pelatih legendaris Jose Mourinho. Mourinho sendiri pernah mengantarkan Inter meraih gelar Liga Champions pada tahun 2010, yang hingga kini masih menjadi satu-satunya gelar klub di kompetisi prestisius ini.
Inter Milan tercatat pernah dua kali nyaris mengangkat trofi Liga Champions setelah mencapai final pada musim 2023 (kalah 0-1 dari Manchester City) dan 2025 (kalah 0-5 dari Paris Saint-Germain). Namun, Marotta meyakini bahwa skuad asuhan Cristian Chivu kali ini memiliki kualitas yang cukup untuk menjadi salah satu tim favorit.
“Ini selalu jadi kesempatan yang menyenangkan, musim kesembilan berturut-turut Inter berlaga di Liga Champions, jadi tim kini punya kehadiran tetap di kompetisi ini,” ujar Marotta kepada Sky Sport Italia.
Ia menambahkan, “Ada reuni menarik dengan Mourinho. Kita pastinya membicarakan tentang kompetisi paling penting di dunia sepakbola.”
Marotta menegaskan ambisi timnya, “Kami harus selalu ambisius, kami itu sebuah tim yang melaju dengan baik di Liga Champions dalam beberapa musim terakhir. Kami juga punya kualitasnya, sekaligus hak untuk bermimpi.”
Meskipun demikian, Marotta menyadari bahwa format baru Liga Champions akan menambah tingkat kesulitan dan ketidakpastian. “Kami sadar bahwa laju kami juga akan bergantung pada bagaimana penampilan tim-tim lain, karena format baru ini membuat segalanya jadi sulit diprediksi. Jadi akan sulit diketahui sampai momen terakhir siapa yang akan lolos langsung,” pungkasnya.






