Investor asing mencetak transaksi beli bersih atau net buy pada sejumlah saham saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tipis 3,63 poin (0,06%) ke level 6.518,1 pada penutupan perdagangan Jumat (28/8/2026). Aksi borong saham ini terjadi di tengah total net sell asing di seluruh pasar yang mencapai Rp 482,2 miliar.
Berdasarkan data Stockbit, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi primadona dengan pembelian bersih investor asing mencapai Rp 322,5 miliar. Posisi kedua ditempati oleh saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan net buy Rp 267,5 miliar, disusul oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) senilai Rp 109,5 miliar.
Sepuluh saham dengan net buy asing terbesar pada perdagangan Jumat (28/8/2026) adalah sebagai berikut:
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 322,5 miliar
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp 267,5 miliar
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA): Rp 109,5 miliar
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Rp 43,7 miliar
- PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS): Rp 34,6 miliar
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): Rp 33,8 miliar
- PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR): Rp 23,2 miliar
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN): Rp 13,8 miliar
- PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY): Rp 12,5 miliar
- PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP): Rp 12 miliar
Secara keseluruhan, investor asing membukukan transaksi jual bersih atau net sell di seluruh pasar pada Jumat (28/8/2026) dengan total Rp 482,2 miliar. Rinciannya, net sell di pasar reguler tercatat sebesar Rp 442,3 miliar, sementara di pasar negosiasi dan tunai nilainya mencapai Rp 39,8 miliar.
Di tengah aksi jual asing tersebut, IHSG dilaporkan melemah 3,63 poin atau 0,06% menjadi 6.518,1. Sebanyak 290 saham terpantau menguat, 348 saham mengalami penurunan, dan 325 saham lainnya stagnan. Total nilai transaksi yang terjadi di bursa mencapai Rp 14,9 triliun.






