Beranda / Berita / Nasional / Menteri Yandri Dorong Desa Cikolelet Tembus Pasar Ekspor dengan Program Unggulan

Menteri Yandri Dorong Desa Cikolelet Tembus Pasar Ekspor dengan Program Unggulan

Menteri Yandri Dorong Desa Cikolelet Tembus Pasar Ekspor dengan Program Unggulan

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDTT) Yandri Susanto mengapresiasi Desa Cikolelet di Kabupaten Serang yang dinilai berhasil menjaga dan merawat kekayaan serta potensi lokalnya. Ia mengajak seluruh warga desa untuk menyukseskan rangkaian Festival Cikolelet yang berlangsung hingga 17 September 2026.

“Mari kita jaga budaya dan kearifan lokal kita,” kata Yandri dalam keterangannya pada Sabtu (29/8/2026). Pernyataan tersebut disampaikan Yandri saat menghadiri Festival Cikolelet VI Tahun 2026 di alun-alun Desa Wisata Cikolelet, bersama Bupati Serang, Ratu Rachmatu Zakiyah, pada Jumat (28/6) malam.

Yandri memaparkan bahwa Kementerian yang dipimpinnya saat ini tengah menggenjot sejumlah program strategis, termasuk Desa Wisata, Desa Ekspor, dan Pemuda Pelopor Desa. Melalui program ini, Kemendes berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengirim Pemuda Desa belajar dan bekerja di Jepang, dengan penyiapan beasiswa hingga Rp 300 juta.

“Ini cara kami meningkatkan sumber daya manusia di desa,” ujar mantan Wakil Ketua MPR RI ini. Selain itu, Kemendes juga memiliki program Desa Ekspor yang bertujuan memungkinkan desa untuk melakukan ekspor langsung ke negara lain. Yandri mempersilakan jika ada produk atau potensi Desa Cikolelet yang siap untuk diekspor, mengingat saat ini pihaknya telah menyiapkan 49 Negara Tujuan Ekspor untuk produk desa.

Lebih lanjut, Kemendes juga memiliki program Swasembada Ekonomi Hijau Pangan Terintegrasi (SEHATI), yang nantinya setiap desa dapat memperoleh bantuan hingga Rp 2,5 miliar. Yandri juga mengajak warga desa untuk memanfaatkan media sosial secara positif.

“Jangan gunakan media sosial untuk hal negatif dan sebarkan kebohongan,” tegas Mantan Ketua Komisi VIII DPR RI ini. Sementara itu, Bupati Serang Ratu Rachmatu Zakiyah menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Serang menyadari pentingnya pembangunan desa sebagai ujung tombak kemajuan bangsa.

“Desa bukanlah halaman belakang pembangunan, melainkan ujung tombak dan benteng utama kemajuan ekonomi, sosial dan kebudayaan bangsa,” kata Ratu. Ia berharap kolaborasi antara Kemendes PDTT dan Pemkab Serang dapat semakin erat, seiring dengan pelaksanaan Festival Cikolelet. Penguatan kapasitas BUMDesa dan dukungan alokasi program prioritas juga diharapkan dapat terlaksana hingga ke seluruh desa di Kabupaten Serang.

Dalam kesempatan tersebut, Yandri juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah tokoh, antara lain Yoet Suharya dari Yayasan Sinar Mata Hati Chakra Hadirasa, Daniel Suharya dari PT. Galeria Dunia Hijau, Direktur Bumdesma Cinangka Nusaibah, Mitra SPPG Cikolelet dr. H Halili Sanusi, serta Perwakilan PT KTI Ade Budi Darma Adam dan Jaja Iswandi. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala OPD lingkup Pemkab Serang, Camat Cinangka Tuti Setiwati, Forkompimda Serang, Kepala Desa Cikolelet Ojat Darojat, dan Direktur BUMDesma Cinangka Nursaibah. Mendampingi Yandri, hadir pula Dirjen PDP Nugroho Setijo Nagoro dan Direktur Sarana dan Prasarana Farida Kurnianingrum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *