Beranda / Berita / Regional / Karyawan Vilmei Diduga Gelapkan Rp 1,2 M, Polisi Selidiki Motif Judi Online dan Ancaman Kekasih

Karyawan Vilmei Diduga Gelapkan Rp 1,2 M, Polisi Selidiki Motif Judi Online dan Ancaman Kekasih

Karyawan Vilmei Diduga Gelapkan Rp 1,2 M, Polisi Selidiki Motif Judi Online dan Ancaman Kekasih

Polisi telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan dana senilai Rp 1,28 miliar milik kreator konten yang dikenal dengan nama Vilmei. Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami dugaan bahwa sebagian dari uang tersebut digunakan oleh karyawan Vilmei untuk memenuhi kebutuhan kekasihnya yang disebut memiliki kecanduan judi online.

Pengakuan mengejutkan datang dari karyawan Vilmei sendiri melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Karyawan tersebut mengaku diancam oleh kekasihnya untuk menyerahkan uang perusahaan. Disebutkan bahwa uang tersebut sebagian besar telah habis digunakan untuk judi online dan mabuk.

“Dia ancam aku, minta uang terus kalau aku nggak kasih video++ kita mau disebarin. Uangnya habis dipakai judol dan mabuk,” ujar karyawan Vilmei seperti dikutip dari akun Instagram @vilmei.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Putu Kholis Aryana, menyatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan pendalaman terhadap pengakuan tersebut. Penyidik juga berupaya mengumpulkan bukti-bukti tambahan untuk memperkuat penyelidikan.

“Kami masih lakukan pendalaman dan kumpulkan bukti tambahan terhadap keterangan para pelaku yang menyatakan uang korban digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi para pelaku,” jelas Kombes Putu Kholis.

Ketiga tersangka yang telah ditetapkan yaitu seorang perempuan berinisial Z, yang merupakan karyawan Vilmei; seorang pria berinisial A, yang merupakan kekasih Z; dan seorang perempuan berinisial L, yang diduga berperan membantu menampung uang hasil kejahatan tersebut.

“Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan ditemukan bukti-bukti perbuatan pidana tiga tersangka tersebut,” tegas Putu Kholis.

Kasus ini bermula ketika Vilmei melaporkan dugaan penggelapan uang senilai Rp 1,28 miliar. Laporan tersebut diunggah Vilmei melalui akun Instagram pribadinya.

“Hari ini aku sedih, pusing banget salah satu karyawan aku ada yang ambil uang Rp 1.282.915.000, salah satu yang ada di sini,” ungkap Vilmei, dalam unggahan di akun pribadinya pada Selasa (25/8).

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *