Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) RI bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Supiori, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Supiori, Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), dan platform penggalangan dana Kitabisa sukses menggelar bakti sosial operasi katarak gratis bagi masyarakat Kabupaten Supiori, Papua. Kegiatan ini ditujukan bagi warga yang membutuhkan penanganan gangguan penglihatan akibat katarak.
Bakti sosial yang dilaksanakan di RSUD Kabupaten Supiori pada 29-30 Agustus 2026 ini mendapat sambutan antusiasme tinggi. Sebanyak 327 warga mendaftar untuk mendapatkan layanan operasi katarak, dan 234 di antaranya telah menjalani tahap skrining medis untuk memastikan kelayakan sebelum menjalani operasi.
Operasi katarak massal ini tercatat sebagai yang pertama kali diselenggarakan di Kabupaten Supiori. Diharapkan, layanan gratis ini dapat memberikan solusi medis bagi masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.
Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Supiori, Melkias Edison Rumere, menjelaskan bahwa kegiatan ini berawal dari inisiatif Pemerintah Kabupaten Supiori untuk mengoptimalkan anggaran pelayanan sosial. Dinas Sosial kemudian mengajukan proposal kepada Kemensos untuk merealisasikan program ini.
“Melalui pengajuan proposal ke Kementerian Sosial, pelayanan penanganan PMKS termasuk operasi katarak gratis ini dapat terealisasi untuk masyarakat,” ujar Melkias.
Melkias juga mengimbau pemerintah distrik dan kepala kampung untuk proaktif mendata warga yang membutuhkan bantuan sosial di wilayah masing-masing demi memastikan program bantuan menjangkau seluruh masyarakat yang memerlukan.
Kepala Sentra Wirajaya Makassar, Syamsuddin, menambahkan bahwa pemberian bantuan Kemensos selalu didasarkan pada hasil asesmen yang cermat untuk menyesuaikan layanan dengan kebutuhan riil masyarakat.
“Sesuai arahan Menteri Sosial, kami memastikan bantuan komprehensif mulai dari operasi katarak, alat bantu fisik, modal usaha, perlengkapan sekolah, hingga program Peksos Goes to School tersalurkan secara tepat sasaran,” tutur Syamsuddin.
Kolaborasi berbagai pihak ini merupakan upaya memperluas akses pelayanan sosial, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian.
Para peserta merasakan langsung manfaat layanan operasi katarak gratis ini. Salah satunya adalah Felix Masoben, yang mengungkapkan rasa syukurnya.
“Puji Tuhan, mata saya sudah dioperasi. Sebelumnya penglihatan saya kabur. Saya berharap setelah ini mata saya kembali pulih dan normal,” ungkap Felix.
Selain operasi katarak, Dinas Sosial Kabupaten Supiori juga sedang merealisasikan 12 paket program sosial lainnya, termasuk bantuan alat bantu bagi penyandang disabilitas, pelayanan administrasi kependudukan, dan pelatihan keterampilan bagi anak.






