Menjelang penyelenggaraan Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir telah menetapkan target empat medali emas bagi Kontingen Merah Putih. Ia juga mengingatkan para atlet untuk memprioritaskan fokus bertanding di atas ekspektasi bonus.
Pesan tersebut disampaikan Erick Thohir saat menghadiri acara “Tim Indonesia Day: Menjaga Merah Putih” bersama Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat. Target empat emas ini merupakan penyesuaian dari edisi sebelumnya, mengingat ada tiga nomor andalan Indonesia yang tidak lagi dipertandingkan tahun ini.
“Sekarang jadi targetnya empat. Ya kita berusaha dan kita lihat nanti seperti apa pencapaiannya,” ujar Menpora Erick dalam keterangannya pada Minggu (30/8/2026).
Pemerintah memastikan telah menyiapkan bonus beserta pendampingan literasi finansial bagi para peraih medali. Namun, Erick meminta 432 atlet yang akan berlaga pada 19 September–4 Oktober mendatang untuk menjadikan prestasi sebagai prioritas utama.
“Saya rasa berjuang dahulu, baru kita bicara bonus. Karena olahraga itu tidak hanya sekadar bonus-bonus, tetapi bagaimana para atlet ini bisa juga berjuang dan pasti bonus ada,” tegasnya.
Ia menambahkan, “Tentunya dari KOI, dari Chef de Mission, dari kami, berharap ada sesuatu yang lebih, tetapi biarkan atlet berikan prestasi tersendiri untuk diri mereka. Jadi biar tidak ada beban, kita targetkan tetapi mereka yang berupaya.” Malam itu, Menpora Erick Thohir juga didaulat menyalakan Obor Satu Semangat Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Erick mengapresiasi pengorbanan para atlet yang telah meninggalkan pendidikan, keluarga, masa muda, hingga bertaruh dengan cedera demi mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.
“Intinya saya mengingatkan mereka, yuk sama-sama kita jaga. Ini sebuah kesempatan buat kita semua, 21 hari ini nanti adalah saat mereka melakukan kompetisi. Saya harapkan mereka bisa fokus,” ujar Menpora Erick.
Pelatnas Berjalan dengan Baik
Menpora Erick Thohir juga menyoroti dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto terhadap transformasi Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) jangka panjang. Ia memuji pengelolaan anggaran yang transparan oleh Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu dan Presiden NOC Indonesia/KOI Raja Sapta Oktohari.
“Tidak hanya memastikan atlet dalam kondisi terbaik, tetapi juga bagaimana pelayanan atlet dan ofisialnya selama mengikuti Asian Games nanti. Tentu saya apresiasi kepada Chef de Mission dan KOI yang sudah memastikan seluruh pendanaan yang diberikan Kemenpora digunakan sebagaimana mestinya,” puji Menpora.
“Pelatnas untuk Asian Games sudah berjalan dengan baik. Setelah Asian Games sudah ada dimulai pendanaan untuk SEA Games dan tentu Olimpiade. Hal ini yang saya rasa kita dorong terus keterbukaan dan kekompakan antara Kemenpora, KOI, Chef de Mission dan seluruh cabor, bahwa kita harus bersatu,” tuturnya.
432 Atlet Siap Tempur
CdM Tim Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu, melaporkan bahwa kontingen Indonesia tahun ini diperkuat oleh 432 atlet yang akan berkompetisi di 35 cabang olahraga (cabor). Acara “Tim Indonesia Day” diselenggarakan untuk memupuk semangat juang sekaligus memohon doa restu masyarakat.
“Di bulan kemerdekaan ini kami juga ingin mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan kepada tim kontingen Indonesia, maka malam ini kami mengadakan Tim Indonesia Day untuk memberikan dukungan kepada para atlet dan ofisial yang akan bertanding. Kita harus memberikan dukungan yang luar biasa sebagai penyempurnaan dari perjalanan panjang persiapan mereka yang sudah dilakukan,” terang Todotua.
Sebelum bertolak ke Jepang, seluruh atlet dan ofisial Tim Indonesia akan dikukuhkan dan dilepas secara resmi oleh Presiden di Istana Negara.






