Beranda / Bisnis / Swasta Diharapkan Jadi Penggerak Utama Ekonomi, Ekonom Soroti Konsistensi Kebijakan

Swasta Diharapkan Jadi Penggerak Utama Ekonomi, Ekonom Soroti Konsistensi Kebijakan

Swasta Diharapkan Jadi Penggerak Utama Ekonomi, Ekonom Soroti Konsistensi Kebijakan

Pemerintah perlu membuka ruang yang lebih lebar bagi sektor swasta agar dapat berkontribusi secara maksimal terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini ditegaskan oleh Ekonom Center of Reform on Economic (CORE), Mohammad Faisal.

Menurut Faisal, salah satu kunci utama untuk mendongkrak peran sektor swasta adalah dengan memastikan kebijakan pemerintah berjalan secara konsisten dan tidak menimbulkan pertentangan. “Yang penting pemerintah itu memberikan ruang yang seluas-luasnya kepada swasta untuk bisa bergerak dan bisnis itu bisa berjalan dengan lancar,” ungkap Faisal kepada B-Universe, Jumat (28/8/2026).

Ia menambahkan, pemerintah harus berupaya menghindari pembuatan kebijakan yang justru bersifat kontraproduktif terhadap kinerja sektor swasta. Kebijakan yang tidak sinkron atau tumpang tindih berpotensi menciptakan kebingungan di kalangan pelaku usaha mengenai aturan mana yang seharusnya mereka patuhi.

Selain kepastian kebijakan, perhatian juga perlu difokuskan pada kesetaraan level of playing field antara perusahaan swasta dan badan usaha milik negara (BUMN), terutama pasca-kemunculan Danantara. “Dengan adanya Danantara, apakah mereka masih bisa mendapatkan proyek-proyek misalnya yang selama ini dikerjakan oleh swasta ataukah justru terbatas,” ujar Faisal.

Faisal menilai bahwa persaingan antara sektor swasta dan BUMN harus berlangsung secara adil. Hal ini penting agar sektor swasta tetap memiliki kesempatan yang memadai untuk berkembang dan berpartisipasi aktif dalam berbagai aktivitas ekonomi.

Di sisi lain, pemerintah juga diminta untuk tidak terlalu sering melakukan perubahan kebijakan. Perubahan yang terlalu cepat dan tidak konsisten dinilai dapat meningkatkan ketidakpastian dan menyulitkan dunia usaha dalam merancang perencanaan bisnis jangka panjang.

Untuk meningkatkan daya saing, pemerintah disarankan untuk memberikan insentif yang lebih tepat sasaran. Kebijakan insentif tersebut sebaiknya disesuaikan dengan karakteristik spesifik dari masing-masing sektor industri.

Faisal meyakini, jika kebijakan pemerintah dapat diprediksi, memiliki arah yang jelas, konsisten, serta menawarkan kesempatan yang setara antara swasta dan BUMN, maka sektor swasta akan lebih mudah dalam melakukan ekspansi bisnis. “Insentif dan disentif yang tepat, yang tentunya diberikan secara targeted, tidak one size fits all, sesuai dengan sektor-sektornya,” pungkasnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *