Beranda / Olahraga / Tottenham Hotspur Terpuruk di Awal Musim, Roberto De Zerbi Akui Faktor Keberuntungan

Tottenham Hotspur Terpuruk di Awal Musim, Roberto De Zerbi Akui Faktor Keberuntungan

Tottenham Hotspur Terpuruk di Awal Musim, Roberto De Zerbi Akui Faktor Keberuntungan

JAKARTA – Tottenham Hotspur tengah menghadapi periode sulit di awal musim Liga Inggris 2026/2027. Tim berjuluk The Lilywhites ini tercatat mengalami dua kekalahan beruntun yang membuat mereka kini menduduki dasar klasemen.

Dalam pertandingan terbaru di Tottenham Hotspur Stadium pada Sabtu (29/8/2026), anak asuh Roberto De Zerbi harus mengakui keunggulan Newcastle United dengan skor 0-2. Gol-gol dari Anthony Elanga dan Yoane Wissa memastikan kemenangan tim tamu.

Kekalahan ini menambah daftar hasil negatif Spurs setelah sebelumnya mereka takluk 0-3 dari Brentford. Dengan dua kekalahan tanpa meraih poin, Tottenham Hotspur kini berada di juru kunci klasemen sementara Liga Inggris.

Situasi ini tentu mengejutkan mengingat besarnya investasi yang telah digelontorkan Spurs di bursa transfer. Klub asal London Utara tersebut dilaporkan telah menghabiskan lebih dari 35 juta poundsterling untuk mendatangkan pemain baru, termasuk nama-nama seperti Sandro Tonali, Savinho, dan Mateus Fernandes.

Menanggapi performa timnya yang belum sesuai harapan, Manajer Roberto De Zerbi menyatakan bahwa timnya sedang mengalami nasib sial. Ia menekankan bahwa para pemain telah bekerja keras dan menunjukkan performa yang baik di lapangan.

“Lupakan hasilnya. Saya tidak marah, kami bekerja dengan baik dan hanya bernasib sial dengan hasil hari ini,” ujar De Zerbi seperti dikutip dari BBC.

Pelatih asal Italia tersebut juga mengimbau agar tidak ada kepanikan di dalam tim. Ia menegaskan bahwa dirinya memahami arah dan rencana yang sedang dijalankan bersama tim. De Zerbi pun menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar atas hasil yang kurang memuaskan.

“Tidak ada panik. Saya tahu ke mana arah kami dan apa rencananya. Saya minta maaf kepada para penggemar atas hasil ini. Kami harus berbenah. Kami harus bekerja keras di lapangan dan menemukan chemistry antar-pemain,” tambahnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *