Beranda / Berita / Regional / Wisata Kebumen Dilirik Malaysia, Potensi Dipromosikan ke Negeri Jiran

Wisata Kebumen Dilirik Malaysia, Potensi Dipromosikan ke Negeri Jiran

Wisata Kebumen Dilirik Malaysia, Potensi Dipromosikan ke Negeri Jiran

Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, mulai menarik perhatian pariwisata internasional, khususnya dari Malaysia. Malaysia Tourism, melalui perwakilannya, telah menyatakan kesiapan untuk mempromosikan potensi destinasi dan kekayaan budaya Kebumen kepada masyarakat di Negeri Jiran.

Komitmen ini disampaikan langsung oleh perwakilan Malaysia Tourism, Datuk Hadi Bachtiar bin Amnan, pada acara Gala Dinner yang menjadi bagian dari rangkaian Kebumen Travel Mart (KTM) dan Gombong Festival of Culture. Acara tersebut berlangsung di Pendopo Kabumian, Kebumen, pada Kamis (27/8).

Datuk Hadi Bachtiar mengungkapkan kekagumannya terhadap sambutan hangat yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen beserta masyarakat setempat kepada delegasi Malaysia. Ia pun secara antusias menyatakan kesediaan lembaganya untuk turut memperkenalkan pesona wisata Kebumen di Malaysia.

Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menyambut baik kehadiran delegasi dan para pelaku industri pariwisata dari berbagai penjuru daerah. Beliau memaparkan bahwa Kebumen memiliki kekayaan potensi wisata yang tersebar luas di 26 kecamatan dan 460 desa.

Bupati Lilis mengundang para tamu yang hadir dalam rangkaian Kebumen Travel Mart untuk menjelajahi Kebumen lebih jauh dan tidak terburu-buru meninggalkannya. Menurutnya, wisatawan dapat menemukan beragam destinasi menarik, mencicipi kuliner khas, serta merasakan keramahan penduduk lokal.

“Kebumen itu luas, pariwisatanya juga banyak. Nikmati dulu pariwisatanya, kulinernya, dan keramahan masyarakatnya,” ujar Lilis dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Jumat (28/8/2026).

Setiap wilayah di Kebumen, lanjut Bupati, menawarkan daya tarik uniknya masing-masing, mulai dari wisata tubing, keindahan perbukitan, hingga keunikan gua-gua alami.

Lebih lanjut, Bupati Lilis menekankan bahwa Kebumen Travel Mart menjadi momentum penting untuk mempertemukan para pelaku usaha pariwisata, pengelola destinasi, agen perjalanan, pihak perhotelan, komunitas, serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pertemuan ini diharapkan dapat membuka berbagai peluang kolaborasi dan kerja sama yang lebih luas di masa depan.

Di sisi lain, Ketua Umum Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen (IWAKK) Walet Emas, Mayjen TNI (Purn) Ibnu Darmawan, menyampaikan komitmen kuat dari diaspora Kebumen untuk turut berkontribusi dalam memajukan daerah.

Salah satu rencana konkret yang sedang disiapkan adalah pendirian koperasi di Jakarta. Koperasi ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk menyerap sekaligus membantu memasarkan produk-produk UMKM asal Kebumen ke wilayah Jabodetabek, Banten, serta kota-kota lain seperti Bandung dan Bogor.

Mayjen TNI (Purn) Ibnu Darmawan juga menyoroti potensi besar Benteng Van der Wijck di Gombong sebagai destinasi wisata sejarah yang perlu dikembangkan lebih lanjut. Ia mengusulkan adanya revitalisasi kawasan benteng tersebut agar pengelolaannya dapat ditingkatkan menjadi destinasi heritage berstandar internasional.

Menurutnya, pengembangan Benteng Van der Wijck dapat diperkuat dengan membangun narasi sejarah yang kaya melalui kerja sama dengan jaringan internasional, termasuk di Leiden, Belanda. Ia juga mengusulkan agar kawasan rumah perwira kolonial di sekitar benteng ditata dan dimanfaatkan sebagai penginapan jenis homestay.

Acara Gala Dinner tersebut turut dihadiri oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Dewan Pakar Geopark Kebumen, panitia Kebumen Travel Mart, pengurus IWAKK Walet Emas, serta investor dalam dan luar negeri, pelaku UMKM, dan pegiat industri pariwisata.

Sejumlah peserta hadir dari berbagai daerah, termasuk Jakarta, Bandung, dan Banjarmasin. Acara ditutup dengan penyerahan cendera mata dari perwakilan Malaysia Tourism kepada Bupati Kebumen sebagai simbol persahabatan, yang dilanjutkan dengan sesi ramah tamah antar para pelaku industri pariwisata.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *