JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terus menggalakkan program literasi dan inklusi keuangan melalui Bakti BCA. Sepanjang tahun 2025, program ini berhasil menjangkau lebih dari 169 ribu individu yang tersebar di 35 provinsi di seluruh Indonesia. Keberhasilan ini dicapai melalui penguatan edukasi keuangan yang melibatkan 652 pekerja sebagai Duta Literasi Keuangan dan memanfaatkan 244 kantor cabang sebagai pusat pelaksanaan kegiatan.
Direktur BCA, Antonius Widodo Mulyono, menekankan bahwa penguatan literasi keuangan merupakan bagian integral dari upaya perseroan untuk membekali masyarakat agar lebih memahami dan mampu memanfaatkan produk serta layanan keuangan secara tepat. “Kami akan senantiasa berupaya menghadirkan berbagai produk, layanan, dan edukasi bagi masyarakat,” ujar Widodo dalam keterangan tertulis yang diterima pada Senin, 31 Agustus 2026.
Menurutnya, peningkatan literasi keuangan sangat penting guna mendukung kemandirian finansial masyarakat sekaligus memperluas akses mereka terhadap layanan keuangan formal. Program literasi ini juga mencerminkan komitmen BCA dalam memperkuat inklusi keuangan di berbagai daerah, dengan menjangkau masyarakat melalui jaringan cabang dan para pekerja yang telah dilatih sebagai duta literasi.
Komitmen BCA dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan kembali mendapatkan pengakuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada ajang KEJAR Award dan Financial Literacy Award 2026. Dalam penghargaan tersebut, BCA berhasil meraih empat kategori bergengsi: Bank Implementasi KEJAR Terbaik Kategori Bank Umum Konvensional, PUJK dengan Program Literasi Keuangan Teraktif Sektor Bank Umum, PUJK Program Literasi Keuangan Terbaik, serta OJK Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia (Peduli) PUJK Terbaik.
Penghargaan diserahkan pada Jumat, 28 Agustus 2026, di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi. Secara spesifik, penghargaan OJK Peduli PUJK Terbaik 2026 diraih oleh Ali Akbar dari Customer Service KCP Abdul Rivai Bandung.
Widodo menambahkan bahwa penghargaan ini semakin meneguhkan komitmen BCA untuk terus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan masyarakat Indonesia. BCA berencana untuk terus mengembangkan program literasi keuangan melalui Bakti BCA, karena literasi keuangan dianggap sebagai salah satu fondasi krusial dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. “Upaya ini kami yakini akan turut mendukung terwujudnya Generasi Emas 2045, karena literasi keuangan adalah fondasi penting bagi kemandirian dan kemajuan bangsa,” tandas Widodo.






