SLEMAN – Aksi penembakan menggunakan senjata airsoft gun terjadi di Jalan Laksda Adisucipto, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Empat pemuda dilaporkan melakukan aksi tersebut, di mana satu pelaku berinisial IRS (27) telah berhasil ditangkap, sementara tiga lainnya masih dalam pengejaran petugas.
Peristiwa penembakan ini terjadi pada Minggu (2/8) dini hari. Korban adalah seorang mahasiswa berinisial ARP (17) yang saat itu sedang dalam perjalanan pulang dari Solo, Jawa Tengah. Berdasarkan keterangan, motor korban awalnya dipepet oleh para pelaku sebelum akhirnya menjadi sasaran tembakan.
KBO Satreskrim Polresta Sleman, Ipda Kiswanto, menjelaskan bahwa korban dipilih secara acak dan tidak memiliki masalah sebelumnya dengan para pelaku. “Korban ini acak, dia ndak ada masalah dengan orang itu. Enam kali tembak kalau pengakuan pelaku, yang kena tiga kali kena, punggung,” ujar Kiswanto.
Pelaku IRS, yang berperan sebagai eksekutor, ditangkap pada Sabtu (22/8) di wilayah Maguwoharjo, Depok, Sleman. Polisi mengungkapkan bahwa IRS berusia 27 tahun, berjenis kelamin laki-laki, berstatus pelajar/mahasiswa, dan beralamat di Maguwoharjo, Depok, Sleman.
Hasil pemeriksaan mendalam oleh kepolisian mengungkap bahwa tidak ada permasalahan spesifik yang melibatkan pelaku dengan korban. Dugaan kuat polisi adalah aksi penembakan ini dilakukan murni untuk kebutuhan konten. Hal ini diperkuat dengan fakta bahwa aksi penembakan tersebut direkam oleh para pelaku.
“Yang menembak yang kita amankan ini. Peran pelaku lain ada yang membawa sajam jenis celurit, terus ada yang menjadi joki, dan ada yang merekam video. Kemungkinan sengaja membuat konten untuk diperlihatkan ke teman-temannya,” tambah Kiswanto.






