Beranda / Bisnis / Mantan Eksekutif JPMorgan Akui Bocorkan Rahasia Bank ke Jeffrey Epstein

Mantan Eksekutif JPMorgan Akui Bocorkan Rahasia Bank ke Jeffrey Epstein

Mantan Eksekutif JPMorgan Akui Bocorkan Rahasia Bank ke Jeffrey Epstein

WASHINGTON – Mantan eksekutif senior JPMorgan Chase, Jes Staley, mengakui telah berulang kali membagikan informasi rahasia dan sensitif pasar milik bank tempatnya bekerja kepada Jeffrey Epstein. Pengakuan ini menambah daftar panjang figur papan atas dunia keuangan yang terseret dalam skandal jaringan relasi terpidana kejahatan seksual tersebut.

Pengakuan tersebut terungkap dalam transkrip wawancara tertutup dengan Komite Pengawasan DPR AS yang dirilis The Guardian pada Jumat (28/8/2026). Staley, yang diperiksa secara sukarela pada 24 Juli lalu, juga menyetujui dokumen yang menunjukkan dirinya sempat ditunjuk sebagai wali amanat untuk harta warisan Epstein.

Berdasarkan transkrip pemeriksaan, Staley membeberkan sejumlah rahasia internal bank kepada Epstein selama periode krisis keuangan 2008. Informasi yang dibagikan mencakup komunikasi internal JPMorgan dengan Bank Sentral AS (The Fed), arus masuk dana bank swasta senilai US$ 44 miliar hanya dalam dua minggu, hingga detail kesepakatan bisnis yang sedang berjalan.

Tak hanya itu, Staley juga mengakui kerap membicarakan kompensasi pribadinya, hubungan dengan klien, hingga perkembangan rencananya sebelum akhirnya pindah untuk memimpin bank asal Inggris, Barclays. Dalam kesaksiannya, Staley membela diri dengan mengklaim ia meyakini dirinya memiliki kewenangan untuk membagikan informasi tersebut jika menganggapnya tepat. Ia menegaskan, hubungan mereka murni profesional dan mengaku tidak mengetahui kejahatan seksual yang dilakukan oleh Epstein.

Staley juga mengonfirmasi sempat memberi tahu Epstein secara langsung bahwa internal JPMorgan merasa khawatir atas penarikan uang tunai dalam jumlah besar yang sering dilakukan Epstein. Bahkan, Staley menyampaikan secara pribadi kepada Epstein bahwa sang miliarder telah dikategorikan sebagai klien berisiko tinggi (high-risk client).

Terkait perannya dalam harta warisan Epstein, Staley membenarkan telah menandatangani dokumen terkait wali amanat (trust) pada 2014 dan amandemennya pada 2015. Namun, ia kemudian menolak posisi tersebut karena tidak ingin dikaitkan dengan warisan Epstein dan mengklaim tidak pernah menerima kompensasi apa pun.

Pihak JPMorgan Chase menolak memberikan komentar terkait rilis transkrip ini, sementara tim kuasa hukum Staley belum memberikan tanggapan resmi. Staley sendiri mengabdi selama lebih dari tiga dekade di JPMorgan sebelum menjabat sebagai CEO Barclays pada 2015 dan mengundurkan diri pada 2021 akibat pengawasan ketat regulator atas hubungannya dengan Epstein.

Jeffrey Epstein adalah mantan pengelola dana (hedge fund manager) dan terpidana kasus kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur yang tewas di dalam sel tahanan New York pada 2019 saat menunggu persidangan atas dakwaan perdagangan seks federal. Tewasnya Epstein yang dinyatakan akibat bunuh diri terus memicu kontroversi dan penyelidikan mendalam terkait jaringan elit yang melindunginya selama bertahun-tahun.

Semasa hidupnya, Epstein dikenal memiliki lingkaran pertemanan yang luas dan berpengaruh, mencakup deretan politisi ternama, konglomerat, akademisi, hingga petinggi Wall Street. Kasus ini menyeret banyak nama besar dunia, mulai dari mantan Presiden AS Donald Trump dan Bill Clinton, pendiri Microsoft Bill Gates, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick, hingga pengacara senior Goldman Sachs Kathryn Ruemmler yang turut dipanggil oleh Komite Pengawasan DPR AS guna membongkar sejauh mana akses dan pengaruh yang dimiliki Epstein di dalam lembaga keuangan serta pemerintahan.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *