JAKARTA – PT Intisarana Adisejahtera, produsen Inti Solar, berencana melebarkan sayap bisnisnya dengan membidik pasar solusi heat pump. Langkah ini diambil seiring dengan potensi besar di sektor hospitality dan properti komersial, yang merupakan kelanjutan dari pertumbuhan pasar pemanas air tenaga surya di Indonesia.
Direktur Utama PT Intisarana Adisejahtera, Yoseph Chandra, menyatakan bahwa kebutuhan air panas terus meningkat tidak hanya di rumah tinggal, tetapi juga di berbagai fasilitas komersial seperti apartemen, rumah sakit, dan hotel. Ia melihat peluang pasar yang lebih luas di masa depan, tidak hanya terbatas pada solar water heater, tetapi juga mencakup heat pump dan sistem pemanas air pintar (smart water heating system).
“Jadi pasar yang mereka lihat bukan lagi sekadar solar water heater, melainkan keseluruhan kebutuhan sistem pemanasan air yang semakin efisien. Karena itu, solar water heater tetap menjadi bisnis utama yang kuat dan abadi digunakan di Indonesia yang kaya sinar matahari, sementara heat pump menjadi salah satu motor pertumbuhan Inti Solar ke depan,” ujar Yoseph.
Sebagai implementasi strategi ini, Inti Solar akan memasang sistem heat pump di The Ashva Swiss-Belresort Ubud, Bali, pada tahun 2026. Proyek ini menjadi bukti penerapan teknologi Inti Solar untuk memenuhi kebutuhan air panas dalam kapasitas besar di sektor perhotelan bintang lima.
Sistem heat pump Inti Solar dirancang untuk dapat diatur hingga suhu 60°C, sehingga sangat sesuai untuk kebutuhan mandi dan shower di properti komersial. “Ke depan, target kami bukan hanya mempertahankan pangsa pasar yang sudah ada, tetapi memperluas posisi Inti Solar dari solar water heater menjadi penyedia solusi water heating system yang semakin lengkap—mulai dari energi matahari, energi panas dari udara, hingga sistem yang semakin terhubung secara digital,” tambah Yoseph.
Yoseph menekankan pentingnya sistem pemanas air yang tepat untuk properti di Indonesia. Sejak tahun 1960, Inti Solar telah mengembangkan produk berbasis energi matahari yang menawarkan ‘air panas tanpa listrik’ dengan biaya energi nol rupiah. Dengan desain yang optimal, produk Inti Solar diklaim dapat beroperasi sepenuhnya menggunakan tenaga matahari tanpa memerlukan pemanas listrik cadangan dalam penggunaan normal.
“Menurut kami, masa depan green property membutuhkan teknologi yang bukan hanya ramah lingkungan, tetapi juga teruji, dapat diandalkan, dan benar-benar relevan dengan kondisi Indonesia,” katanya. Penghargaan yang diterima menjadi motivasi bagi Inti Solar untuk terus berinovasi. Produk seperti Master 15 dan Black Series kini telah dilengkapi dengan pengontrol Wi-Fi, mendukung konsep properti pintar di mana pengguna dapat memantau suhu air melalui smartphone dan mengaktifkan pemanas listrik cadangan jika diperlukan saat cuaca mendung.
Untuk keluarga beranggotakan empat orang dengan kebiasaan mandi dua kali sehari, Inti Solar merekomendasikan produk PS10 berkapasitas 100 liter. Tersedia pula pilihan kapasitas hingga 300 liter untuk sembilan orang, yang dilengkapi dengan bahan berkualitas, sistem pemanasan Premium Indirect Heating, teknologi Vacuum Tube Jerman, serta desain hitam yang elegan.






