JAKARTA – Investor asing mencatatkan transaksi beli bersih atau net buy sebesar Rp 183,5 miliar pada perdagangan saham sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 31 Agustus 2026. Aksi beli signifikan ini banyak diarahkan pada saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI.
Data dari BEI yang dirilis Stockbit Sekuritas menunjukkan bahwa investor asing memborong saham BBRI senilai Rp 163,9 miliar, dihitung berdasarkan harga rata-rata selama sesi I. Volume saham yang ditransaksikan mencapai 51,1 juta unit.
Aktivitas beli bersih ini terjadi di pasar reguler saat harga saham BBRI menunjukkan tren positif. Hingga berita ini diturunkan, saham BBRI tercatat menguat 1,57% ke level Rp 3.240. Dalam sebulan terakhir, saham BBRI telah melesat 8,3%, meskipun secara year to date (ytd) masih tercatat turun 11,4%.
Berdasarkan data IDX, total volume saham BBRI yang ditransaksikan mencapai 93,5 juta saham melalui 19.150 frekuensi transaksi, dengan nilai total mencapai Rp 300,1 miliar.
Perdagangan pada Jumat, 28 Agustus 2026, juga menunjukkan tren serupa, di mana saham BBRI banyak dibeli oleh investor asing dengan net buy mencapai Rp 10,14 miliar.
Dalam analisisnya, CGS International Sekuritas Indonesia menargetkan harga terdekat saham BBRI di kisaran Rp 3.207 hingga Rp 3.223 untuk perdagangan Senin (31/8/2026). Harga saat ini terpantau telah melampaui target tersebut.
Secara teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia mengidentifikasi area support untuk harga saham BBRI berada di level Rp 3.143 hingga Rp 3.167.






