JAKARTA – Sebuah video yang merekam aksi dugaan pelemparan batu terhadap KRL Commuter Line viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi saat kereta melintas di kawasan Palmerah, Jakarta, menuju Tanah Abang pada Jumat (28/8/2026) pagi.
Dalam rekaman yang beredar, KRL terlihat melaju setelah sempat terhambat oleh kerumunan orang di dekat rel. Tak lama setelah kereta bergerak, terdengar suara seperti benda dilemparkan ke arah badan kereta, yang diduga adalah kaca.
Insiden tersebut sontak mengejutkan para penumpang di dalam kereta. Teriakan kaget terdengar dari dalam gerbong, seperti yang terekam dalam video, “Awww …..Astagfirullah. Ada apa itu?”
Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan, membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya segera berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat untuk mengantisipasi tindakan serupa.
“Terkait kerumunan massa tentunya kami akan berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat sehingga tidak terjadi vandalisme berupa pelemparan,” ujar Leza Arlan dalam keterangannya.
Meskipun demikian, Leza memastikan bahwa insiden tersebut tidak menimbulkan kerusakan pada sarana kereta. “Sejauh ini tidak ada kerusakan sarana yang berdampak atas kejadian kerumunan massa hari ini,” tuturnya.
Leza Arlan menambahkan bahwa KAI Commuter berkomitmen untuk menjaga keamanan dan keselamatan seluruh penumpang. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perusakan fasilitas umum, termasuk sarana perkeretaapian.
“Kami imbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak merusak fasilitas umum, bersama kita turut menjaga sarana dan prasarana perkeretaapian,” pungkasnya.






