ANFIELD – Liverpool kembali gagal memetik poin penuh di Liga Inggris setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Nottingham Forest di Stadion Anfield, Sabtu (29/8/2026) malam WIB. Hasil ini membuat puasa kemenangan The Reds di kompetisi domestik berlanjut.
Sejak awal pertandingan, Liverpool terlihat kesulitan mengembangkan permainan. Gawang Alisson Becker bahkan harus kebobolan lebih dulu pada menit ke-16 melalui gol Dan Ndoye. Meski sempat menyamakan kedudukan melalui Alexander Isak di menit ke-60, Liverpool kembali tertinggal empat menit berselang akibat penalti Morgan Gibbs-White.
Beruntung, Victor Munoz berhasil menyelamatkan Liverpool dari kekalahan dengan mencetak gol delapan menit sebelum waktu normal berakhir. Skor imbang 2-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil ini menempatkan Liverpool di posisi ke-12 klasemen sementara Liga Inggris dengan hanya mengoleksi dua poin dari dua pertandingan. Ini tentu bukan awal musim yang diharapkan oleh manajer Andoni Iraola.
Lebih parah lagi, hasil imbang ini memperpanjang tren negatif Liverpool yang belum meraih kemenangan dalam enam laga beruntun di liga. Kemenangan terakhir yang dirasakan anak asuh Iraola adalah saat mengalahkan Crystal Palace 3-1 di Anfield pada pekan ke-34 musim lalu.
Sebelumnya, Liverpool mengalami kekalahan 2-3 dari Manchester United, bermain imbang 1-1 melawan Chelsea, takluk 2-4 dari Brentford, dan kembali ditahan imbang 1-1 oleh Brentford di pekan terakhir musim lalu. Dua hasil seri di awal musim ini melawan Newcastle dan Forest menambah panjang daftar tersebut.
Rentetan hasil minor ini terakhir kali dialami Liverpool pada musim 2012 di bawah asuhan Brendan Rodgers.
Manajer Liverpool, Andoni Iraola, mengungkapkan rasa frustrasinya atas hasil imbang di laga kandang debutnya di Anfield. “Ya tentu saja saya frustrasi karena saya ingin menang, terlebih ini laga kandang. Imbang di kandang bukan hasil bagus,” ujar Iraola kepada BBC Sport.
Meskipun ia mengapresiasi kemampuan timnya untuk bangkit setelah tertinggal dua kali, Iraola menekankan bahwa tiga poin dan kemenangan adalah hal yang paling penting. “Saya senang melihat performa kami di babak kedua, tapi kami belum mampu bangkit dan menang. Sudah pasti bikin Anda frustrasi,” pungkasnya.






