Geger Online – 01 Oktober 2026 | Kabar melegakan datang bagi para konsumen hunian vertikal yang sempat terkatung-katung. Danantara pastikan proyek LRT City ADCP tetap berlanjut dengan desain baru [titlebase] sebagai bentuk komitmen nyata dalam memulihkan kepercayaan publik. Langkah strategis ini diambil untuk memastikan bahwa pembangunan yang sempat mangkrak segera mendapatkan kepastian arah serta kualitas yang lebih terjamin bagi para pembeli yang telah menunggu selama bertahun-tahun.
Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, Dony Oskaria, menegaskan bahwa keputusan untuk melanjutkan proyek ini bukanlah sekadar hitungan bisnis semata, melainkan tanggung jawab moral negara. Dony menyatakan bahwa Danantara pastikan proyek LRT City ADCP tetap berlanjut dengan desain baru [titlebase] dengan menggandeng arsitek profesional untuk merombak total beberapa aspek krusial. Perubahan tersebut mencakup perombakan fasad bangunan agar lebih modern, penataan ulang area komersial, hingga perbaikan model bisnis agar proyek memiliki nilai ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Beberapa poin utama dalam rencana revitalisasi proyek LRT City meliputi:
Also Read
- Rekrutmen arsitek baru untuk menyegarkan estetika dan fungsi bangunan.
- Restrukturisasi total desain fasad di seluruh unit yang masih dalam pengerjaan.
- Evaluasi dan perbaikan model bisnis serta optimalisasi area komersial agar lebih bernilai ekonomi.
- Peningkatan disiplin pengelolaan konstruksi untuk mempercepat progres di lapangan.
Proyek hunian yang dikembangkan oleh PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) ini memang sempat menjadi sorotan tajam sejak tahun 2025 akibat progres pembangunan yang terhenti. Konsumen dari berbagai lokasi, seperti Tebet, Ciracas, Cibubur, hingga Oase Park, kerap mengeluhkan ketidakjelasan nasib unit apartemen mereka. Dengan intervensi langsung dari pihak pengelola investasi negara, diharapkan Danantara pastikan proyek LRT City ADCP tetap berlanjut dengan desain baru [titlebase] dapat segera menjawab keresahan ratusan konsumen tersebut.
Dony Oskaria menambahkan bahwa aset lahan yang dimiliki oleh proyek-proyek LRT City saat ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi. Oleh karena itu, penghentian proyek bukanlah opsi yang bijak. Sebaliknya, dengan melakukan penyesuaian desain dan model bisnis, proyek ini diyakini akan menjadi hunian yang lebih menarik dan fungsional. Pihak manajemen ADCP sendiri telah mengonfirmasi bahwa penyesuaian detail bangunan masih dalam tahap kajian intensif seiring dengan berjalannya proses pembangunan di lapangan.
Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengawal proyek strategis agar tidak terbengkalai. Fokus utama Danantara saat ini adalah memastikan setiap unit yang telah terjual dapat diselesaikan dengan kualitas yang baik dan tepat sasaran. Dengan adanya kepastian ini, masyarakat diharapkan dapat lebih tenang menanti penyelesaian hunian mereka, sementara pihak pengembang kini bekerja di bawah pengawasan ketat untuk memastikan seluruh janji pembangunan terpenuhi sesuai jadwal yang baru.
Secara keseluruhan, keputusan ini menandai babak baru bagi proyek LRT City. Perubahan desain yang diusung bukan sekadar pemolesan visual, melainkan langkah fundamental untuk memastikan kelayakan jangka panjang hunian berbasis transit tersebut. Dengan keterlibatan arsitek baru dan restrukturisasi manajemen, proyek ini diharapkan mampu bertransformasi menjadi hunian yang tidak hanya memenuhi kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi para pemilik unit dan mendukung ekosistem transportasi publik di Jakarta.
![Akan Dibeli Haji Isam, Direksi Kembali Lepas Saham BYAN [titlebase]: Sinyal Apa di Balik Aksi Korporasi Ini?](https://gegeronline.co.id/wp-content/uploads/2026/09/akan-dibeli-haji-isam-direksi-kembali-lepas-saham-byan-titlebase-sinyal-apa-di-balik-aksi-korporasi-ini.webp)


