JOMBANG – Presiden Prabowo Subianto menerima Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) pada acara penutupan Muktamar Ke-23 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026). Momen penerimaan Kartanu ini disambut meriah oleh para muktamirin yang hadir.
Kartanu diserahkan langsung oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU 2026-2031 KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), dan Ketua Panitia Muktamar Ke-23 NU Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Prabowo tampak memamerkan kartu tanda anggota tersebut di hadapan para hadirin.
Dalam sambutannya, Prabowo mengungkapkan bahwa ia telah mengetahui akan menerima Kartanu beberapa hari sebelumnya. Ia menyatakan keputusannya untuk hadir dalam acara tersebut didorong oleh kabar penerimaan Kartanu. “Beberapa hari lalu saya dapet berita dari Gus Yahya (Mantan Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf), ‘Kartu anggota sudah ada’, makanya saya dateng,” ujar Prabowo yang disambut riuh muktamirin.
Lebih lanjut, Prabowo menambahkan bahwa di dalam Kartanu tersebut tertulis statusnya sebagai anggota seumur hidup. “Begitu saya dapet, saya putuskan saya hadir. Di sini (Kartanu) dituliskan anggota seumur hidup,” tuturnya.
Acara penutupan Muktamar Ke-23 NU tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat negara. Di antaranya adalah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Turut hadir pula Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri PPPA Arifatul Choiri, Menteri Haji Irfan Yusuf, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.






