Beranda / Berita / Nasional / Selasar Penghubung BNI City-Karet Dibuka Jelang Penutupan Stasiun Karet

Selasar Penghubung BNI City-Karet Dibuka Jelang Penutupan Stasiun Karet

Selasar Penghubung BNI City-Karet Dibuka Jelang Penutupan Stasiun Karet

JAKARTA – Stasiun Karet di Jakarta Pusat akan menghentikan operasionalnya melayani penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) mulai besok, Selasa (1/9/2026). Penumpang yang sebelumnya menggunakan Stasiun Karet kini dapat beralih menggunakan Stasiun Sudirman Baru atau yang lebih dikenal dengan Stasiun BNI City.

Untuk memfasilitasi perpindahan penumpang, sebuah selasar penghubung telah disiapkan. Jalur pejalan kaki ini menghubungkan Stasiun BNI City dengan Stasiun Karet, memungkinkan penumpang KRL untuk melakukan perjalanan antara kedua stasiun tersebut. Jarak tempuh melalui selasar ini diperkirakan sekitar 450 meter, dengan estimasi waktu berjalan kaki kurang lebih 5 menit.

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa papan penunjuk arah telah terpasang di sepanjang jalur, memberikan panduan yang jelas bagi para pengguna. Di sisi barat Stasiun BNI City, fasilitas seperti gate elektronik, loket tiket, dan sebuah hall telah terintegrasi dengan selasar penghubung ini, memastikan kenyamanan penumpang.

Sebagian area selasar telah dilengkapi dengan kanopi untuk memberikan perlindungan dari panas matahari maupun hujan. Keberadaan pepohonan di sepanjang jalur juga menambah kenyamanan, menciptakan suasana yang lebih teduh bagi para pejalan kaki.

Sebelumnya, KAI Commuter secara resmi mengumumkan bahwa seluruh operasional di Stasiun Karet akan dialihkan sepenuhnya ke Stasiun Sudirman Baru/BNI City. Pengalihan ini efektif berlaku mulai 1 September 2026.

Dalam pengumumannya melalui akun X resmi, KAI Commuter menyatakan, “Rekan Commuters yang sebelumnya naik dan turun di Stasiun Karet dapat menggunakan akses selasar di samping Stasiun Karet untuk menuju Stasiun BNI City. Fasilitas gate elektronik, loket, dan hall di sisi Barat Stasiun BNI City juga telah tersedia dan terintegrasi dengan akses dari pintu Karet.”

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *