Lima berita ekonomi terpopuler hingga Jumat (28/8/2026) mencakup pergerakan harga emas perhiasan, analisis saham perbankan besar, hingga aksi korporasi emiten ternama. Investor.id menyajikan rangkuman ini bagi para pembaca yang fokus pada investasi dan keuangan.
Harga Emas Perhiasan Mengalami Penurunan
Pada Jumat, 28 Agustus 2026, harga emas perhiasan menunjukkan tren penurunan di Raja Emas Indonesia. Namun, harga tersebut terpantau stabil di Hartadinata Abadi (HRTA) dan Laku Emas. Pergerakan harga emas perhiasan dipengaruhi oleh permintaan industri global, fluktuasi mata uang, serta kebijakan bank sentral terkait cadangan emas.
Saham Bank Central Asia (BBCA) Berubah Arah
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalami perubahan arah pada perdagangan Kamis (27/8/2026) dengan mencatatkan net sell investor asing senilai Rp 34,1 miliar. Tren ini berbeda dari periode 12 hingga 26 Agustus 2026, di mana saham emiten bank swasta ini secara konsisten membukukan net buy dari investor asing. Sebelumnya, harga saham BBCA ditutup menguat 0,79% ke Rp 6.400 dengan nilai transaksi mencapai Rp 386,59 miliar.
Danantara Indonesia Gelar Pameran di PIK2
Danantara Indonesia menyelenggarakan Danantara Housing Expo 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK2, Tangerang, Banten, yang berlangsung dari 27 hingga 30 Agustus 2026. Pameran ini menjadi momentum penting bagi NICE, aset utama PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK). Presiden Komisaris CBDK, Richard Halim Kusuma, yang merupakan putra dari konglomerat Aguan, mengapresiasi kepercayaan Danantara Indonesia dalam memilih NICE PIK2 sebagai lokasi acara.
Entitas Emiten Prajogo Akuisisi Saham di Singapura
Aster, sebuah entitas dari PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang terafiliasi dengan emiten Prajogo Pangestu, telah sepakat untuk mengakuisisi saham dan menjadi pemegang saham di Changi Airport Fuel Hydrant Installation Pte Ltd (CAFHI). Melalui kepemilikan saham di CAFHI, Aster akan turut serta dalam penyediaan bahan bakar penerbangan bagi maskapai internasional di Bandara Changi Singapura, salah satu pusat penerbangan global terkemuka.
Tekanan Jual Asing Menguat pada Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI)
Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menghadapi tekanan jual yang menguat dari investor asing. Pada Kamis (27/8/2026), investor asing membukukan net sell sebesar Rp 274,4 miliar di saham emiten bank ini. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dua hari bursa sebelumnya, yang masing-masing mencatat net sell Rp 178,02 miliar dan Rp 30,71 miliar. Secara akumulatif, saham BBRI membukukan net sell asing sebesar Rp 305,12 miliar dalam tiga hari bursa terakhir.






