Lima berita ekonomi paling populer sepanjang Minggu, 30 Agustus 2026, menyoroti pergerakan harga emas perhiasan yang kokoh, penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, serta prospek positif saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Harga emas perhiasan terpantau stabil di berbagai penjual pada Minggu, 30 Agustus 2026. Calon pembeli dan investor disarankan untuk terus memantau pergerakan harga demi mengambil keputusan terbaik.
Rupiah Unjuk Kekuatan Terhadap Dolar AS
Dalam sepekan terakhir, nilai tukar rupiah (IDR) terhadap dolar AS (USD) menunjukkan penguatan. Mata uang Garuda naik 28 poin atau 0,15%, bergerak dari Rp 17.721 menjadi Rp 17.693 per dolar AS selama periode 24-28 Agustus 2026.
Direktur PT. Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memprediksi kurs rupiah akan bergerak fluktuatif pada Senin, 31 Agustus 2026. Meskipun demikian, rupiah dinilai rentan melemah dengan perkiraan pergerakan di rentang Rp 17.690 hingga Rp 17.750 per dolar AS.
Saham BBCA Diprediksi Naik Hingga 46%
Prospek saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sepanjang 2026 dinilai masih sesuai proyeksi. Hal ini didukung oleh kinerja laba perseroan yang solid pada Juli 2026.
Analis KB Valbury Sekuritas, Akhmad Nurcahyadi, melaporkan bahwa laba bersih BCA pada Juli 2026 meningkat 12,2% secara bulanan (month-on-month), mencapai Rp 5,06 triliun. Total laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk (PATMI) selama tujuh bulan pertama 2026 tercatat sebesar Rp 35,25 triliun.
KB Valbury Sekuritas mempertahankan rekomendasi ‘buy’ untuk saham BBCA dengan target harga yang dipatok tinggi, mengindikasikan potensi kenaikan harga saham hingga 46%.
Prediksi Harga Emas Antam
Harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) diprediksi akan bergerak fluktuatif pada perdagangan Senin, 31 Agustus 2026. Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan harga emas Antam akan kembali melemah di awal pekan.
Level support pertama diprediksi berada di Rp 2.688.000 per gram, dengan support kedua di Rp 2.600.000 per gram. Meskipun demikian, Ibrahim menambahkan bahwa harga emas Antam tetap memiliki peluang untuk menguat mulai dari sekitar Rp 2.700.000 per gram.
Penurunan Tajam Harga Emas Antam
Dalam sepekan terakhir, harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) dilaporkan mengalami penurunan tajam. Secara kumulatif, harga emas Antam jatuh Rp 70.000, menjadi Rp 2.670.000 per gram selama periode 24-29 Agustus 2026.
Selain itu, harga beli kembali atau ‘buyback’ emas Antam pada Sabtu, 29 Agustus, juga mengalami penurunan signifikan sebesar Rp 55.000, kini berada di level Rp 2.523.000 per gram.






