Beranda / Market / Bitcoin Capai Puncak 3 Bulan, Pasar Kripto Pantau Pergerakan Induk Aset Digital

Bitcoin Capai Puncak 3 Bulan, Pasar Kripto Pantau Pergerakan Induk Aset Digital

Bitcoin Capai Puncak 3 Bulan, Pasar Kripto Pantau Pergerakan Induk Aset Digital

JAKARTA – Harga Bitcoin (BTC) baru-baru ini diperdagangkan di kisaran US$ 77.683. Penurunan ini terjadi setelah aset digital tersebut sempat menguji level US$ 81.455 pada hari sebelumnya. Angka US$ 81.455 merupakan level tertinggi yang dicapai Bitcoin sejak 15 Mei lalu, sebelum akhirnya mengalami koreksi dan mencapai titik terendah di dekat US$ 57.000.

Kondisi pasar secara keseluruhan menunjukkan tren yang konstruktif. Hal ini terlihat dari kenaikan harga emas sebesar 0,2% dan perak yang melonjak lebih dari 2% pada Jumat lalu. Di sisi lain, kontrak berjangka indeks Nasdaq 100 turun 0,3%, melanjutkan divergensi yang terjadi sejak pengumuman pembelian kembali obligasi oleh Departemen Keuangan AS pada 19 Agustus. Sejak pengumuman tersebut, Bitcoin tercatat telah mengalami kenaikan sekitar 26%.

Sementara itu, altcoin secara umum mengalami penurunan sejak tengah malam, dengan mayoritas kehilangan antara 2% hingga 3%. Fokus pasar saat ini masih tertuju pada pergerakan Bitcoin. Indeks Altcoin Season berada di angka 34/100, mengindikasikan dominasi Bitcoin di pasar kripto.

Pasar berjangka kripto menunjukkan pergerakan yang lebih signifikan pada perubahan posisi baru dalam 24 jam terakhir dibandingkan dengan pergerakan arah sebelumnya. Indeks volatilitas tersirat 30 hari Bitcoin, BVIV, terpantau turun menjadi 41%, melanjutkan tren penurunannya dari level tertinggi 50% yang dicapai baru-baru ini. Penurunan ini mengindikasikan bahwa para pedagang opsi tidak memprediksi pidato Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh di Jackson Hole pada hari Jumat akan memicu guncangan atau gejolak pasar yang berarti.

Pada pasar opsi yang terdaftar di Deribit, opsi beli atau taruhan bullish mendominasi peringkat volume perdagangan 24 jam. Opsi beli Bitcoin dengan target harga US$ 85.000 yang akan berakhir pada 26 September mencatat aktivitas tertinggi. Tren serupa juga terlihat pada peringkat volume Ether, yang menunjukkan bias terhadap opsi beli.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *