Beranda / Berita / Regional / LPDB Koperasi Puji KSP Balo’ta, Fasilitasi 40 KDKMP di Tana Toraja

LPDB Koperasi Puji KSP Balo’ta, Fasilitasi 40 KDKMP di Tana Toraja

LPDB Koperasi Puji KSP Balo'ta, Fasilitasi 40 KDKMP di Tana Toraja

JAKARTA – Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi memberikan apresiasi tinggi kepada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Balo’ta di Tana Toraja, Sulawesi Selatan. KSP Balo’ta dinilai berhasil menjaga kualitas pengelolaan pembiayaan dan memberikan manfaat signifikan bagi para anggotanya.

Direktur Utama LPDB Koperasi, Krisdianto, menyatakan bahwa KSP Balo’ta merupakan salah satu koperasi tertua di Tana Toraja dan telah menjadi mitra strategis LPDB Koperasi. Koperasi ini memiliki rekam jejak yang sangat baik dalam mengelola dana bergulir dari LPDB, terbukti dari kepatuhan dalam pengembalian pinjaman dan pemanfaatan dana yang tepat sasaran.

“Dengan reputasi KSP Balo’ta selama ini kepada LPDB, baik dari sisi pinjaman yang diberikan maupun pengembaliannya, Balo’ta termasuk yang terbaik karena tidak pernah cacat dari sisi pengembalian maupun pemanfaatannya kepada anggota,” ujar Krisdianto, dalam keterangan tertulis, Minggu (30/8/2026).

Kunjungan LPDB Koperasi ke Tana Toraja bertujuan untuk memantau langsung kinerja dan perkembangan KSP Balo’ta, sekaligus menjajaki potensi penguatan kerja sama di masa mendatang. Krisdianto juga mengapresiasi KSP Balo’ta yang secara mandiri mendampingi sekitar 40 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang tersebar di dua kabupaten di Tana Toraja.

Pendampingan yang diberikan KSP Balo’ta mencakup sekitar 200 pengurus KDKMP, terutama dalam aspek tata kelola dan manajerial koperasi. “Kami selaku perwakilan dan kepanjangan tangan dari Kementerian Koperasi menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas apa yang sudah dilakukan oleh Balo’ta,” kata Krisdianto.

Kontribusi KSP Balo’ta ini menjadi pertimbangan penting bagi LPDB Koperasi untuk terus memberikan dukungan terhadap pengembangan usaha koperasi tersebut. Dukungan ini tidak hanya memperkuat koperasi penerima pembiayaan, tetapi juga berpotensi memperluas manfaat dana bergulir kepada anggota dan koperasi lain dalam ekosistemnya.

Telah Menerima Pembiayaan Sekitar 10 Kali

Ketua KSP Balo’ta, Dedi Bongga, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kunjungan dari LPDB Koperasi. Hubungan kemitraan antara KSP Balo’ta dan LPDB telah terjalin selama kurang lebih satu dekade, dengan total sekitar 10 kali penerimaan bantuan modal kerja.

“Selama kurang lebih 10 tahun, kami secara bertahap diberikan bantuan modal kerja. Kurang lebih sudah 10 kali hingga saat ini,” kata Dedi.

Dedi menjelaskan bahwa dukungan pembiayaan dari LPDB sangat membantu KSP Balo’ta dalam memperluas layanan kepada anggota, termasuk pelaku usaha kecil dan menengah. Saat ini, sekitar 15.000 anggota telah merasakan manfaat dari fasilitas layanan koperasi tersebut.

KSP Balo’ta berharap dukungan pembiayaan dari LPDB Koperasi dapat terus berlanjut untuk meningkatkan kapasitasnya dalam melayani anggota. “Ke depan kami tetap membutuhkan perhatian, bahkan bantuan pinjaman kepada anggota,” lanjutnya.

Selain melayani anggotanya, KSP Balo’ta juga aktif mendampingi sekitar 40 pengurus KDKMP di dua kabupaten, yang melibatkan sekitar 200 pengurus dalam program pembinaan. Dedi menyebut pendampingan ini merupakan bagian dari upaya KSP Balo’ta untuk memperkuat kapasitas pengelola koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

Perkuat Sinergi KSP Balo’ta dan KDKMP

Krisdianto menilai kontribusi KSP Balo’ta melalui pembiayaan dan pendampingan telah memperluas jangkauan manfaat dana bergulir yang disalurkan LPDB Koperasi. Ia menjelaskan bahwa pemanfaatan pembiayaan tidak hanya menyasar usaha reguler KSP Balo’ta, tetapi juga mampu mendukung ekosistem KDKMP.

Anggota KSP Balo’ta yang tergabung dalam KDKMP berpotensi mendapatkan dukungan pembiayaan usaha. Produk yang dihasilkan nantinya dapat menjadi bagian dari rantai pasok untuk memenuhi kebutuhan gerai KDKMP. “Anggota Balo’ta yang notabene nantinya juga sebagai anggota KDKMP akan terbantu dengan pinjaman yang diberikan oleh Balo’ta yang berasal dari dana LPDB untuk membantu kegiatan usahanya,” tuturnya.

Pola ini menciptakan sinergi yang kuat antara KSP Balo’ta dan KDKMP, yang berkontribusi dalam penguatan ekonomi anggota sekaligus membangun rantai pasok usaha di tingkat desa. “Ini jelas menjadi sinergi yang sangat bagus antara KSP Balo’ta dengan KDKMP yang merupakan program strategis nasional dan program prioritas dari Kementerian Koperasi,” pungkasnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *