Beranda / Olahraga / Tottenham Hotspur Kalah Dua Laga Awal, Roberto De Zerbi Akui Masalah Mentalitas

Tottenham Hotspur Kalah Dua Laga Awal, Roberto De Zerbi Akui Masalah Mentalitas

Tottenham Hotspur Kalah Dua Laga Awal, Roberto De Zerbi Akui Masalah Mentalitas

JAKARTA – Tottenham Hotspur memulai musim Liga Inggris dengan hasil minor. Klub berjuluk The Lilywhites itu menelan dua kekalahan beruntun di dua laga awal, meskipun telah melakukan belanja pemain besar-besaran di bursa transfer musim panas.

Spurs tercatat menghabiskan lebih dari 320 juta Paun untuk mendatangkan sejumlah pemain baru. Di antara nama-nama yang didatangkan adalah Jan Paul van Hecke, Mateus Fernandes, Sandro Tonali, dan Savio. Klub juga meminjam Omar Marmoush, serta merekrut Andy Robertson dan Marcos Senesi secara gratis.

Langkah besar ini diambil sebagai upaya membentuk tim baru di bawah asuhan pelatih Roberto De Zerbi. Namun, hasil di lapangan belum sebanding dengan investasi yang dikeluarkan. Tottenham kalah dari Brentford dengan skor 0-3, kemudian dibungkam Newcastle United 0-2 di kandang sendiri.

Akibatnya, Tottenham Hotspur kini menduduki dasar klasemen sementara Liga Inggris. Kekalahan terbaru dari Newcastle pada Sabtu (29/8/2026) malam WIB, terjadi meski tim tuan rumah bermain relatif lebih baik dan mendominasi jalannya pertandingan.

Meskipun demikian, dominasi tersebut tidak cukup untuk menumpulkan ancaman dari tim tamu. Tottenham kebobolan dua gol di babak kedua melalui Anthony Elanga dan Yoane Wissa, padahal Newcastle hanya membutuhkan dua tembakan tepat sasaran untuk mencetak gol.

Menanggapi performa timnya, Roberto De Zerbi mengakui bahwa timnya belum menemukan keseimbangan dan perlu membangun mentalitas yang kuat. “Anda benar, ya. Itu adalah masalah terbesarnya, tantangan terbesarnya, target terbesarnya adalah menemukan mentalitas yang tepat,” ujar De Zerbi mengonfirmasi. “Sayangnya Anda tak bisa membeli mentalitas di bursa transfer. Sepakbola itu seperti sulap, Anda bisa mengganti begitu banyak pemain di satu jendela atau bursa transfer, dan Anda bisa langsung menemukan keseimbangan, atau Anda butuh waktu lebih panjang,” tambahnya.

Pelatih asal Italia itu menekankan pentingnya membangun mentalitas tersebut sesegera mungkin. “Saya ingin mencapainya dengan cepat, sesegera mungkin, sebab itu krusial untuk memainkan sepakbola,” imbuhnya, seperti dikutip dari Sky Sports.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *